Beranda / Uncategorized / Getaran Pikiran Positif dan Negatif Hukum Law of Attraction

Getaran Pikiran Positif dan Negatif Hukum Law of Attraction

Hukum Law of Attraction sangat dipengaruhi oleh  suasana atau perasaan hati Anda. Orang sering menggunakan kata ‘getaran’ untuk menggambarkan suasana hati atau perasaan yang timbul ketika menemui seseorang atau menyaksikan suatu peristiwa. Sebagai contoh, Anda sering merasakan getaran positif saat berada di dekat orang tertentu. Sebaliknya, Anda merasakan adanya getaran negatif jika Anda berjalan melintasi kawasan tertentu. Dalam kasus-kasus seperti itu kata ‘getaran’ digunakan untuk menjelaskan perasaan atau suasana hati yang Anda alami. Dengan kata lain, ‘getaran’ sama dengan suasana hati atau perasaan Anda.

Di semesta ini hanya ada dua jenis getaran, yakni positif (+) dan negatif (-). Semua suasana hati yang Anda rasakan, baik yang positif atau negatif pasti akan memancarkan atau mengirimkan getaran yang sama jenisnya.

Berikut Anda akan menyaksikan contoh-contoh perasaan yang menimbulkan getaran positif atau negatif:

Positif

  • kegembiraan
  • cinta
  • kesenangan
  • kemakmuran
  • kebanggaan
  • kenyamanan
  • keyakinan
  • kasih sayang

Negatif

  • kekecewaan
  • kesendirian
  • kekurangan
  • kesedihan
  • kebingungan
  • stres
  • amarah
  • sakit hati

Suasana hati atau perasaan itu selalu ada selama Anda hidup dan sadar. Bahkan pada detik ini juga, suasana hati atau perasaan yang ada di dalam hati Anda pasti memancarkan getaran tertentu, entah positif atau negatif.

Di situlah anda akan melihat peranan dari Hukum Law of Attraction. Hukum Law of Attraction akan merespon setiap getaran yang Anda pancarkan. Bahkan saat ini, detik ini juga, energi universal tersebut sedang menyesuaikan diri dengan getaran yang Anda pancarkan dan melipatgandakan apa  pun yang Anda pancarkan, baik positif maupun negatif.

Sebagai contoh, ketika sesorang terbangun pada hari Senin pagi dengan perasaan agak kesal atau murung, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran negatif. Dan ketika getaran itu dia pancarkan, seketika itu pula Hukum Law of Attraction memberikan reaksinya dengan memberikan lebih banyak getaran yang sama sifat dan jenisnya. lalu setelah orang itu bangkit meninggalkan tempat tidurnya, terjadilah serentetan kesialan: kakinya tersandung, roti bakarnya hangus, terjebak kemacetan, kliennya membatalkan transaksi, dan akhirnya penyesalan muncul.

Contoh lain dengan situasi yang berbeda, ketika seorang wiraswasta sedang kegirangan merayakan keberhasilannya mencapai rekor penjualan yang spektakuler, sesungguhnya dia sedang memancarkan getaran positif. Tak lama sesudah itu dia akan meraih rekor penjualan lain yang tak kalah hebatnya. Tak habis-habisnya orang itu memuji dirinya sendiri, “Saya sukses besar!”.

Kedua contoh di atas meninjukkan bahwa Hukum Law of Attraction benar-benar bekerja. Hukum Law of Attraction mewujudkan segala sesuatu yang harus terjadi dengan melipatgandakan getaran yang sama, baik positif maupun negatif.

Dengan mengenali perasaan yang bergejolak di hati Anda, kapan saja Anda bisa mengetahui apakah getaran yang anda pancarkan itu positif atau negatif. Perasaan-perasaan itulah yang mnyebabkan Anda memancarkan sebuah getaran, sedangakn di semesta ini hanya ada dua jenis getaran, positif dan negatif.

Anda dapat mengubah getaran negatif menjadi getaran positif hanya dengan memilih kata-kata dan pikiran yang berbeda. Hukum Law of Attraction tidak pernah mengingat-ingat getaran yang Anda pancarkan lima menit yang lalu, lima hari, lima bulan. Hukum Law of Attraction semata-mata hanya merespon getaran yang Anda pancarkan saat ini dan detik ini. Hukum Law of Attraction selalu memberi respon  berupa getaran yang sama, namun lebih besar jumlahnya.

Sebagai contoh, Anda bertanya kepada diri Anda sendiri: “Apa yang saya inginkan?” Sekali lagi, jika Anda mengubah topik pembicaraan dari apa yang tidak Anda inginkan menjadi apa yang Anda inginkan, maka kata-kata yang Anda gunakan serta merta berubah. Sederhananya, untuk mengubah getaran anda, cukup anda ubah kata-kata yang Anda ucapkan dan pikiran yang ada di dalam benak Anda.

Untuk mengetahui apakan getaran yang Anda kirimkan positif atau negatif, lihat saja akibat yang ditimbulkan oleh getaran itu terhadap kehidupan Anda. Sesungguhnya akibat-akibat itu merupakan cerminan yang sempurna dari getaran-getaran tersebut.

Satu komentar

Tinggalkan Komentar